Bolnas – Persib Bandung tak perlu banyak bicara untuk mendapatkan respek dari calon lawannya di Asia. Pelatih Melbourne Victory, Giovanni Savarese, mengakui Maung Bandung punya kualitas yang patut diwaspadai sebelum kedua tim bertemu pada laga ketiga Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026.
Pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10/2026), bukan sekadar agenda fase grup. Ada perebutan posisi teratas yang membuat duel ini punya bobot tersendiri. Persib ingin menjaga pijakan di puncak, sementara Melbourne Victory datang dengan peluang untuk merebutnya.
Savarese Tak Mau Meremehkan Kualitas Persib
Savarese sudah mempelajari permainan Persib dari pertandingan sebelumnya. Ia tahu tim asuhan Igor Tolic itu bukan lawan yang bisa dihadapi hanya dengan mengandalkan reputasi Melbourne Victory.
“Kami sudah melihat bagaimana mereka bermain dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya dan kami tahu bahwa laga ini akan menjadi pertandingan yang berat,” kata Savarese dalam konferensi pers menjelang laga.
Pernyataan itu bukan sekadar basa-basi sebelum pertandingan. Dalam kompetisi Asia, persiapan menghadapi karakter permainan lawan bisa menentukan hasil akhir. Persib punya kualitas individu sekaligus organisasi tim yang membuat lawan harus memperhitungkan banyak hal.
Savarese juga menegaskan kesiapan timnya. “Namun, kami telah melakukan persiapan dengan baik. Para pemain kami pun sudah siap dan kami siap menghadapi mereka,” ujarnya.
Dari sudut pandang taktik, menarik melihat bagaimana Melbourne Victory mencoba membatasi ruang gerak Persib. Mengunci satu pemain saja belum tentu cukup jika ancaman bisa datang dari beberapa sektor. Karena itu, disiplin antarlini dan kemampuan mengantisipasi pergerakan lawan akan menjadi pekerjaan penting bagi tim tamu.
Baca juga: Melbourne Victory Bawa Isu Kabut Asap ke Bandung, Persib Punya Urusan Lebih Besar di Lapangan
Jadwal Padat, Rotasi Bisa Menentukan
Kedua tim juga dihadapkan pada jadwal pertandingan yang rapat. Situasi ini menuntut pelatih cermat mengelola kebugaran skuad, terlebih ketika intensitas pertandingan meningkat.
Savarese memahami bahwa rotasi pemain bisa menjadi bagian dari solusi. Ia menilai kedua kesebelasan perlu mengatur komposisi tim dengan tepat agar tetap kompetitif.
“Jadi saya yakin kedua tim akan melakukan rotasi pemain dengan tepat agar bisa tetap bersaing,” tegasnya.
Namun, rotasi bukan sekadar mengganti pemain yang kelelahan. Pergantian personel juga harus menjaga keseimbangan permainan. Jika terlalu banyak perubahan mengganggu koordinasi, lawan bisa memanfaatkan celah tersebut.
Di sinilah kedalaman skuad dan keputusan pelatih akan mendapat ujian sesungguhnya.
Puncak Grup E Jadi Taruhan
Savarese tak menutupi arti penting pertandingan ini bagi Melbourne Victory. Kemenangan akan membuka jalan bagi timnya untuk mengambil alih posisi teratas klasemen Grup E.
“Jika kami menang, kami akan naik ke posisi pertama. Sementara itu, jika Persib memenangkan pertandingan, mereka akan tetap berada di posisi pertama dengan selisih poin tertentu,” tuturnya.
Persib tentu tak ingin kehilangan keuntungan tersebut, apalagi tampil di hadapan Bobotoh sendiri. Dukungan tribun bisa memberi dorongan tambahan, tetapi hasil tetap ditentukan oleh apa yang dikerjakan pemain di lapangan.
Maung Bandung perlu menjaga ketenangan ketika membangun serangan dan tidak memberi Melbourne Victory ruang untuk mengembangkan permainan. Sebaliknya, tim tamu harus mampu menghadapi tekanan tuan rumah tanpa kehilangan disiplin.
Savarese sudah mengakui kualitas Persib. Sekarang, tantangannya adalah membuktikan apakah persiapan Melbourne Victory cukup untuk menandingi Maung Bandung di kandangnya sendiri. Pujian sebelum laga memang menarik, tetapi tiga poin tetap menjadi ukuran paling nyata.