Kembalinya Jay Idzes menjadi salah satu hal yang patut dinantikan Sassuolo di tengah upaya mereka menjaga konsistensi di Serie A 2026/2027. Bek Timnas Indonesia itu berpeluang pulih lebih cepat dari perkiraan awal, dengan pertandingan melawan Fiorentina pada 3 November 2026 disebut sebagai salah satu kesempatan untuk kembali merumput.
Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi: peluang comeback bukan berarti Idzes sudah pasti tampil. Kondisi fisiknya dan keputusan tim medis tetap menjadi faktor penentu.
Cedera Jay Idzes Mengubah Situasi di Lini Belakang
Idzes terakhir kali tampil ketika Sassuolo menaklukkan Juventus dengan skor 3-2 pada September 2026. Setelah pertandingan tersebut, ia harus menepi akibat masalah otot paha kiri.
Absennya pemain berusia 26 tahun itu membuat Sassuolo kehilangan salah satu opsi penting di jantung pertahanan. Dalam sepak bola, kehilangan bek tengah bukan sekadar soal mencari pengganti di susunan pemain. Koordinasi antarpemain, pengawalan lawan, hingga kemampuan membaca situasi juga ikut menentukan seberapa solid sebuah tim bertahan.
Sassuolo pun belum menemukan konsistensi selama Idzes absen. Hasil pertandingan yang kurang memuaskan membuat kembalinya sang bek berpotensi menjadi faktor penting dalam upaya memperbaiki performa tim.
Meski demikian, tidak adil jika seluruh masalah pertahanan Sassuolo dibebankan pada absennya satu pemain. Organisasi tim, kualitas transisi bertahan, dan kontribusi pemain lain juga harus masuk dalam evaluasi.
Baca juga: Lazio Hajar Sassuolo 6-2: Dua Penalti Terbuang, Jay Idzes Absen, Pertahanan Tuan Rumah Berantakan
Fiorentina Bisa Menjadi Ujian Pertama
Laga melawan Fiorentina pada awal November berpotensi menjadi kesempatan bagi Idzes untuk kembali masuk ke dalam rencana pelatih Alberto Aquilani. Sebelum itu, Sassuolo masih harus menghadapi Lazio, pertandingan yang kemungkinan datang terlalu cepat jika sang bek belum siap secara fisik.
Bagi Aquilani, keputusan memainkan Idzes perlu mempertimbangkan kondisi pemain, bukan sekadar kebutuhan tim. Memaksakan comeback demi mengejar hasil jangka pendek justru bisa berujung pada absennya sang bek dalam periode yang lebih panjang.
Jika sudah pulih sepenuhnya, Idzes bisa membantu Sassuolo memperbaiki komunikasi di lini belakang dan meningkatkan ketenangan ketika menghadapi tekanan lawan. Akan tetapi, dampak tersebut tetap bergantung pada bagaimana ia kembali beradaptasi dengan ritme pertandingan.
Sassuolo Tak Boleh Terburu-buru
Bagi pendukung Timnas Indonesia, kemungkinan Jay Idzes kembali bermain lebih cepat tentu layak disambut antusias. Ia merupakan sosok penting di lini pertahanan, baik bersama klub maupun tim nasional.
Namun, ukuran keberhasilan comeback bukan hanya seberapa cepat seorang pemain kembali ke lapangan. Yang lebih penting adalah apakah ia mampu bermain tanpa gangguan cedera dan mempertahankan performanya setelah pulih.
Sassuolo membutuhkan Idzes, tetapi mereka juga membutuhkan Idzes dalam kondisi terbaik. Jika pertandingan melawan Fiorentina benar-benar menjadi titik kembalinya sang bek, keputusan tersebut harus didasarkan pada kesiapan fisik, bukan tekanan untuk segera mendapatkan hasil.
Untuk saat ini, laga tersebut masih menjadi peluang, bukan kepastian. Perkembangan pemulihan Idzes akan menjadi penentu apakah Sassuolo bisa segera kembali diperkuat salah satu bek andalannya.