Ada satu hal yang cukup sering bikin penggemar sepak bola keliru memahami ranking AFC Indonesia. Ketika klub Tanah Air tampil di ASEAN Club Championship Shopee Cup, hasil pertandingannya ternyata tidak otomatis ikut menambah poin Indonesia di peringkat AFC.
Padahal secara nama, kompetisi ini memang melibatkan klub-klub dari negara anggota Asian Football Confederation (AFC). Namun, penyelenggaranya berbeda. Shopee Cup berada di bawah ASEAN Football Federation (AFF), sehingga hasil pertandingan di turnamen tersebut tidak dihitung dalam koefisien kompetisi AFC.
Bukan Berarti Shopee Cup Tak Penting
Dari sudut pandang persaingan regional, ASEAN Club Championship tetap punya nilai. Klub bisa mendapatkan pengalaman menghadapi lawan kuat dari negara tetangga sekaligus mengukur kualitas sepak bola masing-masing negara.

Hanya saja, kalau pembahasannya menyangkut ranking AFC 2026, jalurnya memang berbeda.
Poin untuk koefisien AFC diperoleh klub Indonesia ketika tampil di kompetisi yang diselenggarakan AFC. Contohnya AFC Champions League Two (ACL Two) dan AFC Challenge League. Performa klub di dua kompetisi tersebut yang berpengaruh terhadap posisi Indonesia dalam persaingan koefisien Asia.
Dalam pembaruan yang menjadi acuan, Indonesia menempati posisi ke-19 dengan 26,759 poin dan masih berada di bawah Kamboja.
Baca juga: Persib vs Port FC: Rivalitas Indonesia-Thailand Berlanjut
Borneo FC dan Persib Tetap Punya Misi Penting
Borneo FC menjadi salah satu wakil Indonesia di Shopee Cup 2026/27. Pada laga pembuka fase grup 7 Oktober 2026, mereka menghadapi Buriram United dan bermain imbang 0-0.
Persib Bandung kemudian dijadwalkan menghadapi Port FC dari Thailand pada 8 Oktober.
Dari perspektif kompetitif, laga-laga tersebut tetap menarik. Namun, jangan mencampuradukkan targetnya dengan perolehan poin AFC. Hasil Borneo FC atau Persib di Shopee Cup tidak akan tiba-tiba mengubah posisi Indonesia dalam koefisien AFC.
Justru penampilan mereka di turnamen AFC yang perlu mendapat perhatian lebih jika Indonesia ingin memperbaiki posisi di Asia.
Persaingan ASEAN Tetap Menarik
Shopee Cup punya cerita tersendiri dalam sepak bola Asia Tenggara. Kompetisi ini mempertemukan klub-klub terbaik kawasan ASEAN, termasuk Buriram United yang dalam beberapa edisi terakhir tampil sebagai salah satu kekuatan utama.
Indonesia sendiri belum berhasil membawa pulang trofi. Beberapa klub Tanah Air pernah melangkah jauh, tetapi gelar juara masih menjadi pekerjaan rumah.
Jadi, kesimpulannya cukup sederhana: hasil Shopee Cup tidak masuk ranking AFC karena kompetisinya berada di bawah AFF. Kalau ingin mengejar tambahan poin untuk Indonesia, sorotannya harus diarahkan ke kompetisi resmi AFC.
Baca juga: Prediksi Port FC vs Persib: Kesempatan Maung Bandung Balikkan Keadaan