Ada satu unggahan David de Gea yang sekilas terlihat biasa, tetapi dalam konteks sepak bola Inggris, waktunya cukup menarik untuk diperhatikan.
Mantan penjaga gawang Manchester United tersebut menulis di X, “So, let’s talk about it. How many Premier League titles have you won?” Tidak ada nama klub yang disebut. Namun, unggahan itu muncul ketika perhatian publik sedang tertuju pada perkembangan kasus dugaan pelanggaran aturan finansial Manchester City di Premier League.
Bagi penggemar sepak bola Inggris, kaitannya tentu mudah ditebak. De Gea punya sejarah panjang bersama United dan pernah berada di tengah persaingan panas melawan City. Jadi, ketika kalimat seperti itu muncul pada momen sekarang, wajar jika publik mulai menghubungkannya dengan rival sekota tersebut.
Pesan De Gea Bukan Sekadar Soal Trofi?
Kalau dibaca apa adanya, De Gea sebenarnya tidak mengatakan bahwa pesannya ditujukan kepada Manchester City. Di sinilah menariknya.
Pertanyaan mengenai jumlah gelar Premier League bisa saja berdiri sendiri. Namun, timing unggahan membuatnya mendapat perhatian lebih besar. Apalagi, City sedang menghadapi proses hukum yang berpotensi memengaruhi pembahasan mengenai catatan klub di kompetisi Inggris.
De Gea sendiri merupakan bagian dari skuad Manchester United yang memenangkan Premier League 2012/2013, sekaligus gelar liga terakhir United pada era Sir Alex Ferguson.
Baca juga: Wembley Kejut Lagi: Spanyol Bikin Inggris Nggak Berkutik
Kasus 115 Dakwaan Manchester City
Perkembangan kasus 115 dakwaan Manchester City menjadi latar penting di balik ramainya unggahan tersebut. Laporan terbaru menyebut komisi independen Premier League menyatakan City bersalah atas 114 dakwaan.
Tetapi prosesnya belum benar-benar selesai. Manchester City masih memiliki jalur banding, sehingga konsekuensi akhir terhadap klub belum bisa dipastikan pada tahap ini.
Karena itu, pembicaraan mengenai kemungkinan pengurangan poin, pencabutan gelar, atau hukuman lain masih harus menunggu proses hukum berjalan sampai tuntas.
Rivalitas Manchester Kembali Jadi Sorotan
Yang membuat cerita ini menarik bukan cuma unggahan De Gea, melainkan konteks di belakangnya. Manchester United dan Manchester City sudah lama menjadi dua kekuatan utama yang membentuk rivalitas sepak bola Manchester.
Dalam situasi seperti sekarang, satu kalimat pendek dari mantan pemain United saja sudah cukup membuat lini masa ramai. De Gea tidak menyebut City secara langsung, tetapi publik sepak bola punya alasan untuk membaca pesan tersebut dalam konteks yang lebih luas.
Pada akhirnya, apakah itu benar-benar sindiran untuk Manchester City atau sekadar pertanyaan biasa, hanya De Gea yang tahu. Yang jelas, satu unggahan pendek kembali membuat rivalitas Manchester ikut masuk dalam perbincangan.