Perjalanan Fabio Calonego menuju Persija Jakarta ternyata tidak berjalan lurus. Gelandang asal Brasil itu mengungkapkan bahwa dirinya sempat berencana memperkuat Arema FC sebelum akhirnya bergabung dengan Macan Kemayoran.
Cerita ini menarik karena perpindahan pemain bukan sekadar urusan memilih klub. Ada proses komunikasi, negosiasi, dan keputusan manajemen yang bisa mengubah arah karier seorang pesepak bola dalam waktu singkat.
Fabio Calonego Sempat Mengarah ke Arema FC
Sebelum namanya melekat dengan Persija Jakarta, Fabio mengaku datang ke Indonesia dengan tujuan bergabung bersama Arema FC. Dalam pengakuannya, ia juga menyinggung hubungan kepemilikan kedua klub yang menjadi bagian dari cerita perpindahan tersebut.

“Saya meninggalkan Brasil untuk bergabung dengan Arema FC, klub yang dimiliki oleh pemilik yang sama dengan Persija,” ungkap Fabio.
Pada akhirnya, Fabio justru mengenakan seragam Persija. Perubahan tujuan itu menjadi bagian menarik dari perjalanan transfernya, sekaligus menunjukkan bahwa rencana awal seorang pemain belum tentu menjadi keputusan akhir.
Dari sudut pandang sepak bola, perpindahan tersebut membuka peluang baru bagi Fabio. Ia mendapat kesempatan bermain bersama salah satu klub besar Indonesia dengan tekanan kompetitif dan ekspektasi tinggi dari suporter.
Baca juga: Shin Tae-yong Pasang Badan, Pengurangan Poin Persija Jadi Polemik
Peran Fabio di Lini Tengah Persija
Bagi Persija, kehadiran Fabio Calonego sebagai gelandang bertahan memiliki arti penting dalam menjaga keseimbangan permainan. Posisi ini menuntut pemain mampu membaca arah serangan lawan, memutus aliran bola, sekaligus membantu tim membangun serangan dari lini tengah.
Fabio sebelumnya meniti karier di Brasil dan pernah memperkuat sejumlah klub, termasuk Ypiranga, Operário-PR, Azuriz, Aimoré, serta Confiança. Pengalaman tersebut menjadi bekal saat ia menghadapi karakter kompetisi sepak bola Indonesia yang berbeda.
Kontribusinya selama musim 2025/2026 turut menjadi bagian dari kiprahnya bersama Macan Kemayoran. Persija kemudian memperpanjang kontraknya pada Juli 2026 untuk dua musim berikutnya, sebuah keputusan yang memperlihatkan kepercayaan klub terhadap perannya.
Sepak Bola Indonesia Jadi Peluang bagi Pemain Brasil
Fabio juga menyinggung soal penghasilan yang diperolehnya selama berkarier di Indonesia. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan pengalamannya saat masih bermain di Brasil.
“Bagi saya, penghasilan yang saya dapatkan sekarang di sini terasa luar biasa jika dibandingkan dengan penghasilan saya ketika masih bermain di Brasil,” katanya.
Pernyataan itu memberi gambaran tentang salah satu daya tarik kompetisi Indonesia bagi pemain asing. Meski begitu, faktor finansial bukan satu-satunya hal yang menentukan keberhasilan seorang pemain. Adaptasi, konsistensi penampilan, dan kecocokan dengan kebutuhan tim tetap menjadi aspek penting.
Kisah Fabio yang nyaris bergabung dengan Arema FC akhirnya berujung pada perjalanan bersama Persija Jakarta. Bagi kedua klub, cerita ini menjadi pengingat bahwa dinamika transfer dapat menghasilkan keputusan yang tak selalu sesuai perkiraan awal.