Kabar kurang menyenangkan datang dari Maarten Paes. Di tengah sorotan terhadap keberhasilan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, kiper berdarah Indonesia itu justru belum mendapat kesempatan bermain ketika Ajax Amsterdam menghadapi Hajduk Split.
Ajax menelan kekalahan 1-2 dalam pertandingan tersebut. Hasil ini bukan cuma menjadi pekerjaan rumah bagi tim asal Belanda itu, tetapi juga menambah tanda tanya soal posisi Maarten Paes di Ajax Amsterdam.
Paes Belum Mendapat Kepercayaan sebagai Kiper Utama
Nama Maarten Paes kembali tidak masuk dalam susunan pemain inti Ajax. Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Marc-André ter Stegen, sedangkan Paes harus menunggu kesempatan dari bangku cadangan.

Bagi seorang kiper, situasi seperti ini jelas bukan perkara mudah. Menjaga ritme pertandingan membutuhkan menit bermain yang cukup, sementara kesempatan tampil hanya datang ketika pelatih memberikan kepercayaan.
Persaingan di Ajax pun tidak bisa dianggap ringan. Paes harus membuktikan kemampuannya dalam setiap kesempatan latihan dan siap memanfaatkan peluang jika mendapat panggilan bermain. Tanpa menit bermain yang konsisten, menjaga momentum performa tentu menjadi tantangan tersendiri.
Kontribusi Paes Bersama Timnas Indonesia Tetap Berarti
Situasi Paes di klub terasa kontras dengan kiprahnya bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia tampil dalam dua pertandingan awal turnamen, termasuk saat Indonesia menang 2-0 atas Singapura dan bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia.
Ketika menghadapi Malaysia, Paes turut berperan menjaga gawang Indonesia di tengah pertandingan yang berjalan sulit. Garuda bahkan harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain.
Indonesia akhirnya keluar sebagai juara setelah melewati pertandingan final yang dramatis melawan Thailand. Kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit, sebelum Indonesia menang 4-2 lewat adu penalti. Emil Audero menjadi salah satu sosok penting dalam keberhasilan tersebut.
Meski Paes tidak tampil di partai final, kontribusinya pada fase sebelumnya tetap menjadi bagian dari perjalanan Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Menit Bermain Jadi Pekerjaan Rumah Paes
Performa bersama tim nasional dan persaingan di klub merupakan dua situasi yang berbeda. Seorang pemain bisa tampil meyakinkan saat membela negaranya, tetapi tetap harus berjuang mendapatkan tempat di klub.
Bagi Paes, tantangan berikutnya adalah mengubah persaingan di Ajax menjadi peluang nyata untuk bermain. Ia membutuhkan kesempatan tampil agar bisa menjaga konsistensi sekaligus menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan.
Kini, perhatian tertuju pada keputusan pelatih Ajax dalam pertandingan selanjutnya. Apakah Paes akan tetap menjadi pilihan kedua atau mulai mendapat menit bermain lebih banyak? Jawabannya akan terlihat dari perkembangan skuad Ajax dalam laga-laga mendatang.