BOLNAS – AC Milan akhirnya mendapat hasil yang mereka butuhkan di Liga Europa 2026/2027. Bertandang ke markas RB Salzburg di Red Bull Arena, Kamis (15 Oktober 2026), Rossoneri menang telak 4-0. Bukan cuma soal skor besar, penampilan Alphadjo Cisse menjadi cerita utama setelah penyerang berusia 19 tahun itu memborong tiga gol.
Cisse Tajam, Serangan Milan Berjalan Efektif
Milan tidak membuang waktu untuk menekan pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-15, Omari Hutchinson mengirimkan umpan silang dari sisi kanan yang disambut sundulan Cisse. Gol pembuka tersebut menjadi awal malam yang sulit dilupakan bagi pemain muda Italia itu.

Cisse kembali mencetak gol pada menit ke-32 setelah menyelesaikan umpan tarik Davide Bartesaghi. Ia kemudian melengkapi hattrick pada menit ke-49, memanfaatkan umpan silang Adrien Rabiot. Tiga gol dalam waktu kurang dari satu jam menunjukkan betapa efektifnya pergerakan Cisse ketika mendapat ruang di area berbahaya.
Catatan itu juga punya nilai historis. Cisse menjadi pemain Italia termuda yang mencetak hattrick dalam kompetisi antarklub Eropa utama. Ia sekaligus membawa AC Milan mencatatkan hattrick di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak Filippo Inzaghi melakukannya pada 2002.
Gol Ramos dan Kartu Merah Terracciano
Setelah unggul tiga gol, Milan tetap mampu menemukan celah di pertahanan Salzburg. Gonçalo Ramos menambah keunggulan pada menit ke-72 setelah Ardon Jashari merebut bola dan membuka peluang bagi penyerang tersebut untuk mencetak gol.
Namun, pertandingan tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi tim tamu. Filippo Terracciano menerima kartu merah langsung pada menit ke-83, sehingga Milan harus menuntaskan laga dengan sepuluh pemain. Salzburg gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, dan skor 4-0 bertahan hingga peluit akhir.
Kemenangan yang Dibutuhkan Rossoneri
Dari sudut pandang permainan, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda utama. Milan mampu menghukum kesalahan lawan dan memaksimalkan peluang di area penalti. Meski begitu, kartu merah Terracciano tetap menjadi catatan yang perlu dievaluasi.
Kemenangan AC Milan vs RB Salzburg 4-0 ini juga penting setelah Rossoneri kalah dari Benfica pada laga pembuka. Tiga poin tersebut menghidupkan kembali momentum mereka di Liga Europa 2026/2027.
Bagi Ruben Amorim, performa Cisse tentu menjadi kabar positif. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi tim, sekaligus memastikan ketajaman lini depan tetap diimbangi kedisiplinan saat bertahan.