Pergerakan ranking FIFA Timnas Indonesia terbaru kembali menjadi perhatian setelah kemenangan 2-0 atas Singapura. Sekilas, hasil tersebut seharusnya menjadi kabar positif untuk Garuda. Namun dalam perhitungan ranking FIFA, hasil pertandingan negara lain juga bisa mengubah posisi Indonesia.
Indonesia mengalahkan Singapura dalam pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan pada menit ke-13, sebelum Ole Romeny menggandakan skor melalui titik penalti pada menit ke-74.
Dari pertandingan itu, Timnas Indonesia mendapat tambahan poin. Masalahnya, negara lain juga sedang mengumpulkan poin dari pertandingan masing-masing. Itu yang membuat ranking FIFA Indonesia tidak otomatis terus naik meskipun Garuda berhasil meraih kemenangan.
Kenapa Ranking FIFA Indonesia Bisa Merosot?
Kalau hanya melihat hasil pertandingan, memang agak membingungkan ketika ranking FIFA terbaru Indonesia justru kembali berubah setelah menang.
Indonesia sempat naik ke posisi 116 dengan koleksi 1.161,17 poin. Namun kemenangan Togo atas Burundi membuat perolehan poin Togo bertambah lebih besar. Perubahan tersebut kemudian ikut menggeser posisi Indonesia hingga berada di urutan 119.
Bagi pengamat sepak bola, kondisi seperti ini sebenarnya bukan hal aneh. Ranking FIFA bekerja berdasarkan akumulasi poin dan hasil pertandingan tim nasional lain. Jadi, posisi sebuah negara bisa berubah tanpa negara tersebut memainkan pertandingan tambahan.
Artinya, pembahasan kenapa ranking FIFA Indonesia turun tidak bisa hanya melihat skor pertandingan Garuda. Perlu dilihat juga bagaimana hasil tim-tim lain yang berada di sekitar Indonesia dalam daftar peringkat FIFA.
Baca juga: John Herdman Melihat Satu Masalah Timnas Indonesia Usai Tekuk Singapura
Pelatih Singapura Akui Indonesia Lebih Efektif
Di luar persoalan ranking, pertandingan melawan Singapura memberikan gambaran menarik mengenai permainan Indonesia.
Pelatih Singapura Gavin Lee memberikan apresiasi terhadap performa tuan rumah. Setelah pertandingan berakhir, ia mengatakan, “Selamat kepada Indonesia. Mereka tampil sangat bagus.”
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Singapura memang kesulitan menghadapi permainan Indonesia. Garuda mampu mencetak dua gol dan menjaga keunggulan sampai peluit panjang.
Buat Indonesia, kemenangan ini tentu lebih penting daripada sekadar tambahan angka di ranking. Setelah hasil imbang 1-1 pada pertemuan sebelumnya di Piala AFF 2026, kemenangan kali ini menunjukkan adanya perubahan dalam duel kedua tim.
Malaysia Jadi Ujian Berikutnya
Perhatian kemudian beralih ke pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia. Duel ini menjadi laga berikutnya bagi Garuda di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan tersebut punya arti penting dari sisi kompetisi maupun peringkat FIFA Indonesia. Tambahan kemenangan bisa kembali memberikan poin, meski posisi akhir di ranking tetap bergantung pada hasil pertandingan negara lain.
Karena itu, Garuda tidak cukup hanya mengejar kemenangan. Konsistensi hasil juga menjadi bagian penting jika Indonesia ingin menjaga posisi di ranking FIFA dunia.
Untuk saat ini, satu hal yang jelas: kemenangan atas Singapura membawa modal positif bagi Indonesia. Perubahan ranking memang masih terjadi, tetapi fokus skuad seharusnya tetap pada pertandingan berikutnya dan bagaimana menjaga performa di lapangan.
Baca juga: Prediksi Indonesia vs Malaysia: Duel Sengit di SUGBK